Mengatur lemak visceral melalui mikrobiota usus (2)
F1-7 meningkatkan dan mengatur evaluasi metabolik metabolisme glukosa secara in vitro.
Seperti yang ditunjukkan pada gambar: F1-7 dan YZX21 meningkatkan GLP-1, meningkatkan sekresi insulin dari sel β pankreas dan mengurangi sekresi glukagon dari sel α pankreas, sehingga mempercepat metabolisme glukosa.
F1-7 dan YZX21 meningkatkan PYY (peptida YY), yang mengurangi akumulasi lipid dan meningkatkan resistensi insulin.


Setelah suplementasi probiotik, terdapat penurunan yang signifikan pada kadar glukosa darah puasa dan glukosa darah postprandial pada tikus, dengan efek paling nyata diamati pada Bakteri Bifido Kelompok animalis F1-7. Pada kelompok intervensi F1-7, kadar glukosa darah puasa menurun dari 12,26 mmol/L menjadi 7,13 mmol/L, dengan tingkat penurunan sebesar 41,84%. Kadar glukosa darah pasca makan turun dari 24,68 mmol/L menjadi 10,95 mmol/L, dengan tingkat penurunan sebesar 47,53%, mendekati kadar normal.
Suplementasi dengan Bifidobacterium animalis F1-7 dan Lactobacillus plantarum YZX21 dapat meningkatkan stabilitas kadar glukosa darah pada tikus dan menghambat peningkatan glukosa darah yang tidak normal.


Uji toleransi insulin (ITT) menunjukkan bahwa probiotik Bifidobacterium F1-7 dapat secara efektif meningkatkan sensitivitas insulin pada tikus. Pemberian Bifidobacterium F1-7 menghasilkan penurunan kadar insulin serum dari 38,42 mIU/L menjadi 22,03 mIU/L, yang menunjukkan penurunan sebesar 42,11%. Kadar uHOMA-IR pada kelompok intervensi F1-7 menurun dari 17,60 menjadi 6,96, yang mencerminkan penurunan masing-masing sebesar 42,11% dan 55,45%.
Bifidobacterium F1-7 meningkatkan resistensi insulin dan mengatur kadar glukosa darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin.
Menurunkan berat badan tidak boleh dilakukan dengan tergesa-gesa; dibutuhkan kesabaran dan ketekunan. Untuk mengurangi lemak visceral yang membandel secara efektif, seseorang harus menerapkan pendekatan yang tenang. Selain menjaga pola makan sehat setiap hari, berolahraga secara moderat untuk meningkatkan laju metabolisme, mengendalikan asupan alkohol untuk mencegah penumpukan lemak di perut, dan mengonsumsi suplemen probiotik untuk menjaga keseimbangan mikrobiota usus sangatlah penting. Menyesuaikan rutinitas harian secara bertahap untuk menciptakan lingkungan yang stabil dan kondusif bagi penurunan berat badan sangat penting untuk mengatasi tantangan obesitas akibat lemak visceral yang terus-menerus.






